seorang teman, memberi tahu saya, bahwa pak kepala tidak akan mengangkat/mengusulkan saya sebagai pejabat, karena hawatir tidak dapat bagian. bagian apa? tanya saya. bla bla... teman menjelaskan tentang kelakuan saya tidak mau menerima apapun kecuali gaji dari negara. lho? bukankah itu semestinya yang diharap negara? tentulah tidak harus menjual keyakinan bahwa korup dan mencuri tidak ada bedanya.
jangan kuatir pak kepala.... nastaghfirullah min hubbil jah wal maall...
Selasa, 09 Februari 2010
Rabu, 28 Oktober 2009
pertanyaan untuk pak kepala
hari ini saya bertanya pada kepala...
pak saya mohon kejujuran anda, berapa banyak uang yang anda setor untuk kasi urais...
40 rb rupiah per pengantin... jawab nya...
lho pak, bagaimana bisa setorannya melebihi PNBP setoran untuk negara? bukankah ini nda betul pak?
Kepala hanya menjawab lirih.. ini permasalahan jabatan, kalo nda setor, jabatan ini dipertaruhkan...
kalo begitu bapak takut sama jabatan tidak takut sama Allah? bukankah itu haram pak?
Kepala hanya tertunduk dan berkata nanti kalau sudah saatnya kamu pada posisiku, kamu akan tahu sendiri.
aku mengeluh, huh!!! moga aku tidak mempertaruhkan agamaku dengan jabatan sesaat, moga aku takut terus pada Allah, dan dijauhkan dari jabatan yang membuatku jauh dari Tuhanku yang ku tuju.
pak saya mohon kejujuran anda, berapa banyak uang yang anda setor untuk kasi urais...
40 rb rupiah per pengantin... jawab nya...
lho pak, bagaimana bisa setorannya melebihi PNBP setoran untuk negara? bukankah ini nda betul pak?
Kepala hanya menjawab lirih.. ini permasalahan jabatan, kalo nda setor, jabatan ini dipertaruhkan...
kalo begitu bapak takut sama jabatan tidak takut sama Allah? bukankah itu haram pak?
Kepala hanya tertunduk dan berkata nanti kalau sudah saatnya kamu pada posisiku, kamu akan tahu sendiri.
aku mengeluh, huh!!! moga aku tidak mempertaruhkan agamaku dengan jabatan sesaat, moga aku takut terus pada Allah, dan dijauhkan dari jabatan yang membuatku jauh dari Tuhanku yang ku tuju.
Kamis, 09 Juli 2009
sakitnya bos pun jadi peluang
saat ada kesempatan rolling jabatan, kepala kantor sakit. luar biasa ternyata sakitnya pun bisa jadi komoditas. karena seorang kandidat yang sangat -hubbul jaah- ternyata berusaha menyembunyikan sakitnya sang kepala, agar hanya dia yang terlihat peduli dan bisa naik jabatan. setiap ada kesempatan bertemu kepala sang kandidat dan kompetitornya berebut sowan mirip anak kecil yang berebut mainan dan berkoar bila dia orang yang paling dekat. saat sang kepala terlihat tidak berkenan akan sesuatu, sang kandidat dan kompetitor berusaha kirim hadiah agar kepala senang. menyadari bahwa setiap amanah ada tanggung jawab yang diemban dihadapan Allah memang tidak mudah
Senin, 20 April 2009
tamak tanpa batas
sungguh mengherankan, dengan alasan menghindari dobel gaji sukarelawan, seorang kepala kua yang hampir setiap jumat memegang tongkat berkhutbah, memotong gaji karyawan sukarelawannya... shubhanaLLah, gaji yang hanya 375.000 rupiah dalam tiga bulan hanya diberikan... 75 ribu saja...
berkhutbah memang gampang, tapi bisakah kita mempraktekkannya?
berkhutbah memang gampang, tapi bisakah kita mempraktekkannya?
Langgan:
Entri (Atom)